Mengenal Teknologi Algoritma Pendeteksian Antivirus

Antivirus merupakan sebuah perangkat lunak yang digunakan sebagai pembasmi virus. Program ini merupakan salah satu program wajib yang harus dimiliki oleh suatu perangkat komputer. Sekarang ini banyak sekali antivirus yang beredar di masyarakat, baik yang berbayar maupun yang gratis. Biasanya antivirus – antivirus dengan lisensi berbeda tersebut jelas memiliki fitur – fitur yang berbeda, tergantung dari lisensinya. Diantaranya adalah perbedaan jenis engine pendeteksi antivirus yang digunakan.

Namun, apa sajakah macam – macam teknologi dan cara yang digunakan antivirus tersebut untuk mendeteksi virus ? Mungkin pertanyaan itu yang akan muncul di benak anda. Oleh karena itu disini akan saya bahas mengenai hal tersebut, dan mudah – mudahan dapat berguna untuk anda semua.

Ada 2 macam teknologi dan cara yang digunakan oleh engine antivirus, yang pertama adalah penggunaan database oleh suatu antivirus yang berisikan kode – kode yang terkandung dalam sebuah virus. Database – database yang berisikan kode – kode virus inilah yang digunakan oleh antivirus untuk mendeteksi virus serta merupakan cara paling tradisional yang digunakan oleh antivirus untuk mendeteksi. Prinsip kerjanya adalah, biasanya antivirus akan selalu mengecek suatu file ataupun program terutama kode – kode script penyusunnya, lalu kemudian dicocokkan dengan kode – kode yang terdapat dalam database antivirus tersebut. Apabila ada kesamaan, maka file atau program tersebut akan dianggap sebagai ancaman oleh antivirus tersebut. Keuntungan menggunakan metode ini yaitu, antivirus akan lebih tepat dan detail dalam mendeteksi tersebut, dikarenakan antivirus sudah memiliki sampel virusnya. Namun, kerugiannya antivirus harus selalu diupdate atau ditambah isi databasenya agar mengenali lebih banyak virus, namun hal itu hanya bisa dilakukan oleh orang yang membuat antivirus tersebut.

Metode yang kedua adalah dengan cara mencari dan mengetahui tingkah laku yang biasanya dilakukan virus tersebut. Seperti ukuran filenya, file – file yang terdapat dalam virus itu, hal – hal yang dilakukan virus apabila menginfeksi, dan sebagainya. Teknologi ini secara umum biasa disebut sebagai IDS, yang merupakan singkatan dari Intrusion Detection System. Teknologi ini bekerja dengan cara mencari tahu sifat dan tingkah laku sebuah virus, apabila ada kesamaan maka akan dianggap sebagai ancaman. Keuntungan dari teknologi ini adalah antivirus dapat mendeteksi virus tanpa perlu menunggu databasenya diupdate. Kerugiannya, antivirus dapat melakukan sebuah false alarm, atau juga kesalahan mendeteksi. Yaitu akan mendeteksi sebuah file atau program baik yang mungkin kebetulan tingkah lakunya mirip dengan virus.

Itulah teknologi yang digunakan oleh antivirus, namun ada juga antivirus yang menggunakan kedua teknologi tersebut agar pendeteksian lebih akurat. Untuk itu sangat penting agar anda selalu memasang antivirus pada komputer anda. Cukup sampai disini penjelasan saya, sampai jumpa !!!

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: