Quality of Services Multimedia Networking

Pada tulisan kali ini saya akan mencoba membahas tentang kualitas layanan dari suatu jaringan multimedia yaitu IMS (IP Multimedia Subsystem). Seperti kita ketahui bahwa di zaman sekarang ini yang namanya multimedia sangatlah berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia, seperti mengirim teks, gambar, suara, ataupun video. Seiring dengan berkembangnya jaringan internet, tukar menukar file multimedia tersebut menjadi suatu hal yang tidak jarang dilakukan oleh setiap orang dilihat dari sisi kebutuhannya masing-masing. Namun, kepadatan dalam lalu lintas pengirman paket-paket file multimedia dan besarnya ukuran byte tiap file tersebut bisa membuat jalur komunikasi internet menjadi terhambat mengingat kecepatan akses yang ada di Indonesia ini masih begitu lambat (tidak seperti di negara-negara maju). Berbagai pihak pun turut berperan dalam jaringan internet baik dari pembuat aplikasi dan pembuat website untuk meningkatkan layanan kualitas dalam hal memberikan layanan multimedia. Multimedia ini sendiri tidak lagi hanya digunakan untuk berbagi informasi namun juga menjadi layanan komunikasi antar pemakai, dengan demikian yang namanya kualitas layanan (Quality of Service yang artinya adalah mekanisme jaringan yang memungkinkan aplikasi-aplikasi atau layanan dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan) sangat penting untuk pengguna dalam menikmati akses jaringan internet. Contohnya saja yang paling sering kita gunakan sekarang ini dalam berinternet ria adalah aplikasi Facebook yang dapat melakukan chatting, mengirim pesan teks/gambar/suara/video, upload foto/video, dll.

Untuk dapat memaksimalkan kualitas layanan jaringan multimedia tersebut, ada teknologi yang mampu menyediakan layanan aplikasi streaming voice, video, gambar
yang lebih kompetitif, mobilitas yang lebih besar, dan isi serta layanan yang lebih baik. IMS (IP multimedia subsystem) adalah teknologi komunikasi yang bisa menyatukan alat wireless dan wired dalam suatu jaringan yang real time, ekstensibel, dan mampu memberi layanan multimedia secara interaktif. IMS merupakan masa depan teknologi komunikasi
karena IMS didesain mampu menyediakan layanan aplikasi streaming voice, video, gambar yang lebih kompetitif, mobilitas yang lebih besar, dan isi serta layanan yang lebih baik. IMS didesain untuk mampu bekerja tanpa dibatasi area maupun domain yang ada dan bisa menggunakan Ipv4 dan Ipv6.

Prinsip kerja jaringan IMS adalah menggunakan session untuk menangani setiap layanan yang diminta masing-masing pengguna. Desain jaringan IMS bisa dilihat pada gambar di bawah ini. Lapisan jaringan IMS terbagi menjadi 3, yaitu Layer Server Aplikasi (menyediakan end user logic), Layer Session Control (terdapat Call Session Control Function yang mengatur sesi registrasi hingga komunikasi data), Layer Transport dan Endpoint (untuk menginisiasi dan mengakhiri pensinyalan SIP-Session Initiation Protocol). IMS mampu menanggulangi inefisiensi softswitch dengan cara membangkitkan multi layanan dalam satu session. Yang berperan sentral dalam hal ini adalah protokol SIP dengan 3 server berbeda : S-CSCF, P-CSCF, dan I-CSCF.

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: