PERBAIKAN NILAI UJIAN TENGAH SEMESTER

Matakuliah : Jaringan Komputer Lanjut
Materi : VLSM (Variable Length Subnet Mask)

Nama : Varian Gustinov
NPM : 50407872
Kelas : 4 IA 12
—————————————————————————————————————–

Diberikan suatu kasus dimana dalam sebuah gedung pada perusahaan kecil dipasang 4 buah jaringan (network) di tiap lantai yang berbeda, yaitu bagian HRD, FINANCE, TI dan MARKETING. Masing-masing telah terpasang beberapa PC dengan hostnya yang berbeda-beda, yaitu :

HRD : 10 PC
FINANCE : 25 PC
TI : 10 PC
MARKETING : 50 PC

Dengan ketentuan :
IP yang digunakan dimulai dari 172.16.X.N
Dimana X adalah No. absen mahasiswa, yaitu 43 dan N adalah nilai IP yang didapat
Sehingga IP menjadi 172.16.43.0/16 untuk IP awal

Pertama, kita membuat skema jaringannya terlebih dahulu agar mudah memahami konsep jaringan yang akan dibangun pada perusahaan pada kasus ini.

Pada skema tersebut terdapat 3 router dimana Router1 sebagai pusat router untuk melakukan routing ke Router2 dan Router3 (terdirii atas dua bagian). Router2 digunakan untuk merouting PC yang dipasang pada bagian HRD (10 PC) dan bagian Finansial (25 PC). Sedangkan Router3 digunakan untuk merouting PC yang dipasang pada bagian TI (10 PC) dan bagian Marketing (50 PC).

Kemudian kita akan menentukan subnetting dan VLSM-nya yang digunakan untuk membagi IP address menjadi beberapa network yang berguna untuk menghindari pemborosan pemakaian/pemberian alamat IP dalam sebuah instansi. Berikut langkah-langkahnya menentukan subnetting dan VLSM dari kasus tersebut.

HRD

Menentukan IP Total

Pada bagian HRD telah diberikan 10 host, maka terdapat 10 alamat IP, 1 alamat untuk gateway (router), 1 alamat broadcast, dan 1 alamat untuk networknya.
Sehingga kita jumlahkan menjadi :
10 + 1 + 1 + 1 = 13

Jadi sekarang kita punya 13 alamat yang kemudian kita konversikan ke dalam bentuk biner menjadi 1101, dimana biner tersebut terdapat 4 digit.
13 (desimal) –> 1101 (biner) –> 4 digit

Kemudian setelah itu kita dapat menentukan IP totalnya yang digunakan dengan cara 2^n (dimana n adalah jumlah digit dari biner yang didapat). Sehingga IP totalnya adalah 2^4 = 16.

Menentukan Subnetmask

Subnetmask terdiri dari 32 bit angka biner yang dibagi menjadi 4 bagian dengan 8 bit, yaitu :
11111111.11111111.11111111.11110000/28
Angka nol merupakan banyaknya jumlah digit bilangan biner pada IP total yang telah didapat sebelumnya, yaitu sebanyak 4 digit. /28 merupakan prefix yang didapat dari jumlah angka 1 dari biner subnetmask tersebut.
Sehingga bila kita ubah dalam bentuk desimalnya subnetmask-nya = 255.255.255.240/28

Menentukan Alamat Network
Alamat network awal kita berikan 172.16.43.0

Menentukan Alamat Broadcast
Untuk alamat broadcast diperoleh dari N alamat network (172.16.43.N) ditambah IP total lalu dikurang 1.
Jadi, 0 + 16 – 1= 15, sehingga didapat alamat broadcast = 172.16.8.15

Menentukan Alamat Gateway
Untuk alamat gateway diperoleh dari N alamat network ditambah 1.
Jadi, 0 + 1 = 1, sehingga didapat alamat gateway = 172.16.8.1

Menentukan Range IP
Untuk range IP yang tersedia didapat dari alamat antara alamat gateway dengan alamat broadcast. Sehingga range IP bagian HRD = 172.16.8.2 s/d 172.16.8.14

FINANCE

Menentukan IP Total

Pada bagian Finance telah diberikan 25 host, maka terdapat 25 alamat IP, 1 alamat untuk gateway (router), 1 alamat broadcast, dan 1 alamat untuk networknya.
Sehingga kita jumlahkan menjadi :
25 + 1 + 1 + 1 = 28

Jadi sekarang kita punya 28 alamat yang kemudian kita konversikan ke dalam bentuk biner menjadi 11100, dimana biner tersebut terdapat 5 digit.
28 (desimal) –> 11100 (biner) –> 5 digit

Kemudian setelah itu kita dapat menentukan IP totalnya yang digunakan dengan cara 2^n (dimana n adalah jumlah digit dari biner yang didapat). Sehingga IP totalnya adalah 2^5 = 32.

Menentukan Subnetmask

Subnetmask terdiri dari 32 bit angka biner yang dibagi menjadi 4 bagian dengan 8 bit, yaitu :
11111111.11111111.11111111.11100000/27
Angka nol merupakan banyaknya jumlah digit bilangan biner pada IP total yang telah didapat sebelumnya, yaitu sebanyak 4 digit. /28 merupakan prefix yang didapat dari jumlah angka 1 dari biner subnetmask tersebut.
Sehingga bila kita ubah dalam bentuk desimalnya subnetmask-nya = 255.255.255.224/27

Menentukan Alamat Network
Untuk alamat network didapat dari nilai N alamat broadcast sebelumnya (yaitu 15) ditambah 1,
Jadi, 15 + 1 = 16. Sehingga alamat network = 172.16.43.16

Menentukan Alamat Broadcast
Untuk alamat broadcast diperoleh dari N alamat network (172.16.43.N) ditambah IP total lalu dikurang 1.
Jadi, 16 + 32 – 1= 47, sehingga didapat alamat broadcast = 172.16.8.47

Menentukan Alamat Gateway
Untuk alamat gateway diperoleh dari N alamat network ditambah 1.
Jadi, 16 + 1 = 17, sehingga didapat alamat gateway = 172.16.8.17

Menentukan Range IP
Untuk range IP yang tersedia didapat dari alamat antara alamat gateway dengan alamat broadcast. Sehingga range IP untuk bagian Finance = 172.16.8.18 s/d 172.16.8.46

TI

Menentukan IP Total

Pada bagian TI telah diberikan 10 host, maka terdapat 10 alamat IP, 1 alamat untuk gateway (router), 1 alamat broadcast, dan 1 alamat untuk networknya.
Sehingga kita jumlahkan menjadi :
10 + 1 + 1 + 1 = 13

Jadi sekarang kita punya 13 alamat yang kemudian kita konversikan ke dalam bentuk biner menjadi 1101, dimana biner tersebut terdapat 4 digit.
13 (desimal) –> 1101 (biner) –> 4 digit

Kemudian setelah itu kita dapat menentukan IP totalnya yang digunakan dengan cara 2^n (dimana n adalah jumlah digit dari biner yang didapat). Sehingga IP totalnya adalah 2^4 = 16.

Menentukan Subnetmask

Subnetmask terdiri dari 32 bit angka biner yang dibagi menjadi 4 bagian dengan 8 bit, yaitu :
11111111.11111111.11111111.11110000/28
Angka nol merupakan banyaknya jumlah digit bilangan biner pada IP total yang telah didapat sebelumnya, yaitu sebanyak 4 digit. /28 merupakan prefix yang didapat dari jumlah angka 1 dari biner subnetmask tersebut.
Sehingga bila kita ubah dalam bentuk desimalnya subnetmask-nya = 255.255.255.240/28

Menentukan Alamat Network
Untuk alamat network didapat dari nilai N alamat broadcast sebelumnya (yaitu 47) ditambah 1,
Jadi, 47 + 1 = 48. Sehingga alamat network = 172.16.43.48

Menentukan Alamat Broadcast
Untuk alamat broadcast diperoleh dari N alamat network (172.16.43.N) ditambah IP total lalu dikurang 1.
Jadi, 48 + 16 – 1= 63, sehingga didapat alamat broadcast = 172.16.8.63

Menentukan Alamat Gateway
Untuk alamat gateway diperoleh dari N alamat network ditambah 1.
Jadi, 48 + 1 = 49, sehingga didapat alamat gateway = 172.16.8.49

Menentukan Range IP
Untuk range IP yang tersedia didapat dari alamat antara alamat gateway dengan alamat broadcast. Sehingga range IP untuk bagian TI = 172.16.8.50 s/d 172.16.8.62

Marketing

Menentukan IP Total

Pada bagian Marketing telah diberikan 50 host, maka terdapat 50 alamat IP, 1 alamat untuk gateway (router), 1 alamat broadcast, dan 1 alamat untuk networknya.
Sehingga kita jumlahkan menjadi :
50 + 1 + 1 + 1 = 53

Jadi sekarang kita punya 13 alamat yang kemudian kita konversikan ke dalam bentuk biner menjadi 110101, dimana biner tersebut terdapat 6 digit.
13 (desimal) –> 110101 (biner)–> 6 digit

Kemudian setelah itu kita dapat menentukan IP totalnya yang digunakan dengan cara 2^n (dimana n adalah jumlah digit dari biner yang didapat). Sehingga IP totalnya adalah 2^6 = 64.

Menentukan Subnetmask

Subnetmask terdiri dari 32 bit angka biner yang dibagi menjadi 4 bagian dengan 8 bit, yaitu :
11111111.11111111.11111111.11000000/26
Angka nol merupakan banyaknya jumlah digit bilangan biner pada IP total yang telah didapat sebelumnya, yaitu sebanyak 4 digit. /26 merupakan prefix yang didapat dari jumlah angka 1 dari biner subnetmask tersebut.
Sehingga bila kita ubah dalam bentuk desimalnya subnetmask-nya = 255.255.255.192/26

Menentukan Alamat Network
Untuk alamat network didapat dari nilai N alamat broadcast sebelumnya (yaitu 64) ditambah 1,
Jadi, 63 + 1 = 64. Sehingga alamat network = 172.16.43.64

Menentukan Alamat Broadcast
Untuk alamat broadcast diperoleh dari N alamat network (172.16.43.N) ditambah IP total lalu dikurang 1.
Jadi, 64 + 64 – 1= 127, sehingga didapat alamat broadcast = 172.16.8.127

Menentukan Alamat Gateway
Untuk alamat gateway diperoleh dari N alamat network ditambah 1.
Jadi, 64 + 1 = 65, sehingga didapat alamat gateway = 172.16.8.65

Menentukan Range IP
Untuk range IP yang tersedia didapat dari alamat antara alamat gateway dengan alamat broadcast. Sehingga range IP untuk bagian Marketing = 172.16.8.66 s/d 172.16.8.126

Dari penjabaran subneting dan VLSM di atas, dapat kita simpulkan dalam bentuk tabel sebagai berikut :

, ,

  1. #1 by 2peyz on January 31, 2011 - 8:31 PM

    kalo jarkom kelas C ..sama jg ngitung nya ky gitu??

    • #2 by Varian on February 2, 2011 - 9:58 AM

      Iya sama aja koq bro..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: